|
Demokrasi, Kapitalisme, dan Pembangunan |
|
|
Oleh, Khandakar Elahi & Constantine P Danopoulos (Dialih-bahasakan oleh: Bambang Tri Harnoko)
Abstraksi Dalam ilmu sosial, debat hangat terus berlanjut diseputar efek yang diharapkan dari demokrasi terhadap pembangunan. Banyak penulis percaya bahwa demokrasi menghambat pembangunan. Tulisan ini menolak pandangan tersebut dengan mengklarifikasi perdebatan disekitar konsepsi-konsepsi penting –demokrasi, kapitalisme dan pembangunan. Di negara non komunis, individu privat menjadi inspirasi pembangunan ekonomi, karena mereka menjadi pemilik sebagian besar resources negara. Karena individu pada dasarnya mementingkan diri sendiri (selfish), mereka dapat memperbaiki kesejahteraan ekonominya jika menikmati ’kebebasan yang berkeadilan’ (’fair freedom’) dalam arti bahwa lingkungan sosial yang bebas merupakan kunci pembangunan ekonomi di negara non komunis. Kapitalisme menjamin terciptanya kondisi ini, yang berarti berjalannya fungsi kapitalisme merupakan kunci pembangunan ekonomi. Demokrasi hanyalah sistem tata-kelola (sistem of governance) yang dapat menjamin bekerjanya fungsi perekonomian kapitalisme dalam jangka panjang. Sehingga, negara tidak tetap miskin jika dikelola sesuai prinsip-prinsip demokrasi. |
|
Read more...
|
|
|
RUU Pemilu Presiden Fraksi Kompromi dengan Nota Keberatan |
|
RUU Pemilu Presiden Fraksi Kompromi dengan Nota Keberatan
Kamis, 30 Oktober 2008 | 02:38 WIB Jakarta, Kompas - Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden akhirnya rampung. RUU yang terdiri atas 21 bab dan 262 pasal tersebut disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR, Rabu (29/10) siang. Sekalipun disetujui tanpa voting, tiga fraksi menyatakan nota keberatan (minderheidsnota) atas materi RUU. |
|
Read more...
|
|
|
Krisis Keuangan Global dan Masa Depan Demokrasi Liberal |
|
|
Oleh: Giyanto Peneliti Faham Instutute (Center for Islam, Democracy and Development studies) Perekonomian global sedang terguncang. Kondisi ke arah resesi sudah mulai terasa bahkan depresi ekonomi pun menjadi sesuatu yang mungkin saja terjadi. Repetisi sejarah krisis dan depresi ekonomi tampaknya akan terjadi, dimana ini sudah menjadi tradisi dari sistem kapitalisme global yang telah menghegemoni selama ini. Gejala yang tengah berlangsung mengingatkan kita kembali pada teori-teori siklus kapitalisme, seperti teori longwaves dari Ernest Mandel dan David Gordon. Periodesasi pertumbuhan yang tinggi (boom) selalu diakhiri dengan krisis (burst) dan terjadi berulang-ulang dalam jangka waktu tertentu. |
|
Read more...
|
|
|
Anggaran Pendidikan 20 Persen: Antara Akseptabilitas dan Akuntabilitas |
|
|
Bambang Tri Harnoko (Peneliti FAHAM Institute) Dalam pidato kenegaraan pada tanggal 15 Agustus 2008 yang lalu, SBY menyatakan tekadnya untuk memenuhi kewajiban anggaran 20 persen. Pidato ini mengundang komentar dari banyak pihak, mulai dari yang bersimpati dan menaruh harapan besar terhadap niat baik pemerintah tersebut hingga yang bersikap skeptis. |
|
Read more...
|
|
|
Pilkada dan Assymetric Information |
|
|
Bambang Triharnoko (Peneliti FAHAM Institute) Telah lama berselang, pada suatu acara ceramah Aa Gym di sebuah stasiun televisi swasta, tepatnya pada hari Selasa, 9 Agustus 2005, dibahas tentang pilkada dan permasalahannya. Ada dialog yang cukup menarik pada waktu itu antara peserta dialog dengan narasumber yang diundang pada waktu itu. Pada saat itu narasumber bertanya kepada peserta –yang kebetulan adalag para ibu–tentang apa yang dimaksud dengan atau apa kepanjangan dari DPS (singkatan dari Daftar Pemilih Sementara). Dan seluruh peserta dialog tidak ada yang menjawab. |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
| Results 1 - 6 of 10 |